Passing Grade Akuntansi Universitas Brawijaya SNBT 2027

Universitas Brawijaya Malang, JambiSarjanaSoshumAkreditasi prodi Unggul

Estimasi passing grade

668

skala UTBK 0–1000

Daya tampung

141

kursi SNBT 2026

Keketatan

7,29%

1 dari 14 pendaftar diterima (2026)

Peringkat di kampus

#16

dari 83 prodi Universitas Brawijaya

Seberapa ketat Akuntansi di Universitas Brawijaya?

Untuk lolos SNBT 2027 di Akuntansi Universitas Brawijaya, skor UTBK-mu diperkirakan perlu sekitar 668 dari 1000. Prodi ini adalah salah satu prodi paling ketat di Universitas Brawijaya — peringkat ke-16 dari 83 prodi berdasarkan passing grade. Pada 2026, 1.933 orang mendaftar untuk 141 kursi: 1 dari 14 pendaftar diterima.

Dari 75 PTN yang membuka Akuntansi, passing grade di Universitas Brawijaya berada di urutan ke-6, di atas rata-rata 553.

* Perkiraan kasar: belum ada data penerimaan SNBT, jadi angkanya dihitung dari keketatan (pendaftar per kursi) dan disetarakan dengan data penerimaan prodi lain di kampus yang sama.

Angka di halaman ini adalah estimasi dari data penerimaan SNBT. SNPMB tidak mengumumkan passing grade resmi; gunakan sebagai acuan strategi, bukan jaminan.

Daya tampung dan peminat dari tahun ke tahun

TahunDaya TampungPeminatKeketatan
20261411.9337,29%

Passing grade Akuntansi di PTN lain

Bandingkan semua
KampusPassing Grade
Universitas Gadjah Mada800
Universitas Indonesia723
Universitas Airlangga684
Universitas Negeri Yogyakarta680
Universitas Sebelas Maret672
Universitas Diponegoro666
Universitas Jenderal Soedirman652
UPN "Veteran" Jakarta650*
Universitas Negeri Malang636
Universitas Negeri Semarang627
Universitas Udayana627
Universitas Lampung624
Politeknik Negeri Bandung623
Universitas Islam Negeri Syarif Hidayatullah Jakarta620
Universitas Sumatera Utara620

Menampilkan 15 dari 75 PTN lain. Lihat semua Akuntansi

Sudah cukup skormu untuk Akuntansi Universitas Brawijaya?

Ikuti tryout UTBK-SNBT gratis, lalu lihat peluangmu dihitung dari skormu sendiri.

Mulai Tryout Gratis

Panduan terkait

Semua prodi Universitas Brawijaya