Contoh Soal Ejaan & Tanda Baca — Pemahaman Bacaan dan Menulis SNBT 2027

5 contoh soal Ejaan & Tanda Baca untuk subtes Pemahaman Bacaan dan Menulis (PBM). Kerjakan dulu, lalu buka jawaban dan pembahasannya di bawah tiap soal.

Soal 1

Kalimat yang penggunaan huruf kapitalnya sesuai dengan EYD V adalah ….

  1. A

    Sumpah Pemuda diikrarkan pada 28 Oktober 1928.

  2. B

    Gempa bumi dan banjir sering terjadi di indonesia.

  3. C

    INFLASI menyebabkan harga kebutuhan pokok makin mahal.

  4. D

    Menteri Sri mulyani menghadiri rapat kabinet di Jakarta.

  5. E

    Undang-undang dasar 1945 mengatur penyelenggaraan negara.

Lihat jawaban dan pembahasan

Jawaban: A, yaitu Sumpah Pemuda diikrarkan pada 28 Oktober 1928.

Huruf kapital dipakai pada huruf pertama nama diri: orang, geografi (unsur geografi yang diikuti nama, seperti Selat Sunda), lembaga, dokumen resmi, peristiwa sejarah, hari besar, bangsa, suku, dan bahasa. Kata yang tidak diikuti nama diri, atau nama geografi yang sudah menjadi nama jenis (gula jawa, kunci inggris), ditulis dengan huruf kecil. Huruf kapital seluruhnya tidak dipakai di tengah kalimat.

Langkah 1 — Periksa kalimat A.
Sumpah Pemuda (nama peristiwa sejarah) dan Oktober (nama bulan) berhuruf awal kapital. Benar.

Langkah 2 — Periksa pilihan yang lain.
• Pilihan B: indonesia (nama negara) harus kapital.
• Pilihan C: huruf kapital seluruhnya tidak dipakai untuk menegaskan kata.
• Pilihan D: mulyani (bagian nama orang) harus kapital.
• Pilihan E: nama dokumen Undang-Undang Dasar 1945 harus kapital pada setiap unsurnya.

Jadi, penggunaan huruf kapital yang sesuai terdapat pada pilihan A.

Soal 2

Kalimat yang penggunaan huruf miringnya sesuai kaidah EYD V adalah ….

  1. A

    Ia membaca majalah Tempo setiap akhir pekan.

  2. B

    Nama ilmiah buah pisang adalah Musa paradisiaca.

  3. C

    Serangan itu bersifat wederrechtelijk menurut hukum pidana.

  4. D

    Ibu baru selesai membaca novel Bumi Manusia karya Pramoedya Ananta Toer.

  5. E

    Penelitian panjang itu dilakukan oleh Pramoedya Ananta Toer di Blora.

Lihat jawaban dan pembahasan

Jawaban: D, yaitu Ibu baru selesai membaca novel Bumi Manusia karya Pramoedya Ananta Toer.

Huruf miring dipakai untuk judul buku, majalah, dan surat kabar yang dikutip; nama ilmiah; serta kata atau ungkapan asing. Nama orang tidak dimiringkan.

Langkah 1 — Periksa kalimat D.
Bumi Manusia adalah judul novel, dimiringkan. Nama pengarangnya tidak. Benar.

Langkah 2 — Periksa pilihan yang lain.
• Pilihan A: judul majalah Tempo seharusnya dimiringkan.
• Pilihan B: nama ilmiah Musa paradisiaca seharusnya dimiringkan.
• Pilihan C: kata asing wederrechtelijk seharusnya dimiringkan.
• Pilihan E: nama orang tidak dimiringkan.

Jadi, penggunaan huruf miring yang sesuai terdapat pada pilihan D.

Soal 3

Kalimat di bawah ini memiliki kesalahan penulisan huruf kapital, kecuali ….

  1. A

    Perayaan tahun baru hijriah diwarnai berbagai kegiatan keagamaan.

  2. B

    Prestasi atlet Indonesia dalam ajang Internasional makin meningkat.

  3. C

    Kami berlibur ke pulau Bali bersama teman sekelas.

  4. D

    Rama dan keluarganya akan mengunjungi candi Prambanan pada liburan natal.

  5. E

    Organisasi PBB berperan penting dalam menjaga perdamaian dunia.

Lihat jawaban dan pembahasan

Jawaban: E, yaitu Organisasi PBB berperan penting dalam menjaga perdamaian dunia.

Huruf kapital dipakai pada huruf pertama nama diri: orang, geografi (unsur geografi yang diikuti nama, seperti Selat Sunda), lembaga, dokumen resmi, peristiwa sejarah, hari besar, bangsa, suku, dan bahasa. Kata yang tidak diikuti nama diri, atau nama geografi yang sudah menjadi nama jenis (gula jawa, kunci inggris), ditulis dengan huruf kecil. Huruf kapital seluruhnya tidak dipakai di tengah kalimat. Soal bertanda kecuali meminta kalimat yang tidak mengandung kesalahan.

Langkah 1 — Periksa kalimat E.
PBB adalah singkatan nama organisasi, ditulis kapital. Organisasi kapital karena di awal kalimat. Benar.

Langkah 2 — Periksa pilihan yang lain.
• Pilihan A: hari besar Tahun Baru Hijriah harus kapital.
• Pilihan B: internasional bukan nama diri, jadi huruf kecil.
• Pilihan C: Pulau Bali harus kapital karena diikuti nama.
• Pilihan D: Candi Prambanan dan hari raya Natal harus kapital.

Jadi, kalimat tanpa kesalahan adalah pilihan E.

Soal 4

Penulisan gelar dan sapaan jabatan yang sesuai EYD V terdapat pada kalimat ….

  1. A

    Dr Rina Anggraini, MH memimpin rapat pagi ini.

  2. B

    Acara itu dibuka oleh bapak Rektor Universitas Brawijaya.

  3. C

    Naskah tersebut diteliti oleh prof. Ahmad Fauzi.

  4. D

    Ia berdiskusi dengan gubernur Jawa Barat di kantornya.

  5. E

    Surat itu ditandatangani oleh Dr. Rina Anggraini, M.H.

Lihat jawaban dan pembahasan

Jawaban: E, yaitu Surat itu ditandatangani oleh Dr. Rina Anggraini, M.H.

Singkatan gelar ditulis dengan huruf awal kapital dan titik pada setiap unsurnya; gelar di belakang nama dipisahkan koma. Nama jabatan dan kata sapaan berhuruf kapital bila diikuti nama orang, instansi, atau tempat, atau dipakai sebagai sapaan/acuan.

Langkah 1 — Periksa kalimat E.
Dr. bertitik, koma sebelum gelar belakang, M.H. bertitik pada setiap unsur. Benar.

Langkah 2 — Periksa pilihan yang lain.
• Pilihan A: Dr dan MH tanpa titik, dan tanpa koma sebelum gelar belakang.
• Pilihan B: Bapak sebagai kata acuan harus kapital.
• Pilihan C: Prof. harus kapital.
• Pilihan D: Gubernur Jawa Barat harus kapital karena diikuti nama tempat.

Jadi, penulisan gelar dan jabatan yang sesuai terdapat pada pilihan E.

Soal 5

Penulisan nama geografi yang sesuai EYD V terdapat pada kalimat ….

  1. A

    Kapal itu berlayar menyusuri Selat Sunda.

  2. B

    BMKG memperingatkan potensi gempa di selat Sunda.

  3. C

    Air danau Toba terlihat sangat jernih pagi itu.

  4. D

    Nelayan itu melaut di teluk Jakarta setiap hari.

  5. E

    Kami mendaki gunung Merapi pada akhir pekan lalu.

Lihat jawaban dan pembahasan

Jawaban: A, yaitu Kapal itu berlayar menyusuri Selat Sunda.

Huruf kapital dipakai pada huruf pertama nama diri: orang, geografi (unsur geografi yang diikuti nama, seperti Selat Sunda), lembaga, dokumen resmi, peristiwa sejarah, hari besar, bangsa, suku, dan bahasa. Kata yang tidak diikuti nama diri, atau nama geografi yang sudah menjadi nama jenis (gula jawa, kunci inggris), ditulis dengan huruf kecil. Huruf kapital seluruhnya tidak dipakai di tengah kalimat.

Langkah 1 — Periksa kalimat A.
Selat diikuti nama diri Sunda, jadi keduanya kapital. Benar.

Langkah 2 — Periksa pilihan yang lain.
• Pilihan B: Selat Sunda harus kapital.
• Pilihan C: Danau Toba harus kapital.
• Pilihan D: Teluk Jakarta harus kapital.
• Pilihan E: Gunung Merapi harus kapital.

Jadi, penulisan nama geografi yang sesuai terdapat pada pilihan A.

Masih ada 5 soal Ejaan & Tanda Baca lagi

Di Latihan AmbisPTN, soal yang salah diulang sampai kamu benar-benar menguasainya.

Latihan Gratis

Panduan terkait

Semua topik Pemahaman Bacaan dan Menulis